Sabtu, 11 September 2010

TEKNOLOGI REKAMAN DARI MASA KE MASA

Artikel ini adalah sumbangan dari David Klein, pengajar Studio21, sekolah teknik rekaman dan tata suara pertama di Indonesia yang berlokasi di Jakarta. David Klein adalah lulusan Kingston University London UK dalam recording, music technology and music business studies. Berikut ini adalah komentarnya mengenai teknologi rekaman dari masa ke masa.

Bicara tentang recording…apa sih recording itu ? apa sih rekam-merekam itu ? Rekaman tiada lain adalah proses menyimpan sesuatu agar bisa dinikmati / didengar (dalam hal ini audio).

Merekam suara kita ke dalam bentuk kaset via tape compo adalah suatu proses rekaman. Masalahnya adalah bagaimana agar proses rekaman tersebut berhasil dengan baik? Proses rekaman disebut berhasil dengan baik apabila hasilnya minimal sesuai dengan yang aslinya.

Jaman dulu orang menggunakan piringan hitam sebagai media penyimpanan, sekarang orang menggunakan hard disk! Piringan hitam tidak mungkin dapat menghasilkan audio sesuai dengan aslinya. Piringan hitam menghasilkan noise yang sangat banyak.

Lalu orang menemukan pita sebagai media penyimpanan, mulai dari 2 track sampai 24 track, bahkan sampai 48 track. Digital recording system memungkinkan kita merekam dalam jumlah track tak hingga yang tentunya sesuai dengan budget yang kita punyai. Selain itu hasilnya sangat memuaskan. Jika ingin dibuat lebih buruk dari aslinya, so pasti ‘no problem’.

Banyak sekali anggapan bahwa digital itu tipis (kertas kali ya?) atau digital itu ringan (kapas kali ya?) dan komentar lainnya. Anggapan-anggapan seperti ini keluar dari orang yang tidak tahu atau kurang tahu masalah audio atau digital itu sendiri, so lets the world prove it !

ALESIS mengeluarkan ADAT yang membuat banyak studio rekaman di dunia bangkrut. Digital Audio Workstation atau DAW (istilah lain dari recording studio berbasis komputer) membuat ALESIS hampir bangkrut.

So…technology is not allowed to be ignored (believe it or not). Teknologi yang terbaru adalah teknologi komputer. Orang Amerika yang hidup normal pasti punya komputer pribadi di rumahnya. Hampir semua kegiatannya is depend on this device. So what can u say…audio recording is now being computerized whether you like it or not !

by David Klein

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar