Kamis, 26 November 2009

Tips Drums Sampling tanpa Perekaman Studio

Bagi perekaman drums, pastinya tidak mungkin menggunakan fasilitas ala "home recording" dengan peralatan terbatas. Perekaman (tracking} drums di studio profesional, memerlukan setidaknya 8 line input sekaligus (kick, snare, HH, tom1, tom2, Floor tom, overhead1, dan overhead2). Sedangkan umumnya untuk perekaman rumahan hanya memiliki 2 input mic (stereo).

Ada trik yang bisa Anda lakukan.

Pertama dengan cara MIDI
, menggunakan software aplikasi drums. Untuk MIDI pada umumnya semua software perekaman memberikan fasilitas ini. Cara peninputan data dilakukan dengan menggunakan kabel penghubung MIDI ke papan keyboard. Cara lainnya dengan menuliskan notasinya.

Kedua. Membuat sampling drums dengan menggunakan software, seperti "FRUITYLOOPS" dan "CUBASE SX" sebagai software perekamannya.

Okay..., berikut akan diuraikan bagaimana membuat sampling drums menggunakan fasilitas software fruityloops. (Lihat uraian fruityloops tutorial).

1. Buatlah pattern drums pada fruityloops sesuai dengan beat musik yang Anda rencanakan. Perhatikan setting tempo dan metrum yang digunakan. Lakukan yang sama untuk pattern drums lainnya, drums2, drums fill in, dll).



2. Satu persatu pattern tadi dirender atau ekspor ke format wav. Tempat penyimpanan file adalah di folder "Audio" yang sudah Anda siapkan lebih dahulu untuk rekaman menggunakan Cubase SX.

3. Bukalah Cubase SX dengan mematikan lebih dahulu frutyloops (bila keduanya terbuka, soundcard terjadi crash). Open file recording yang akan dilengkapi.

4. Buatlah track baru di Cubase SX untuk track drums (stereo).

5. Import file drums hasil fruityloops ke track tersebut.

6. Gunakan copy-paste untuk memperbanyak track drums.

7. Jika pada bagian tertentu, beat drums berubah, gunakan cara yang sama (import data wav).

Sepertinya hasilnyapun tidak terlalu jauh dengan rekaman di studio. Lumayanlah untuk menghemat ongkos produksi.


Senin, 25 Mei 2009

Encore 4.5, Music Writing


Banyak software untuk menulis notasi karya musik kita. Jika disebut seperti Cubase, Sonar, Finale, Sybelius, Encore, dll. Yang disebut terakhir setelah dicoba, tampaknya yang paling praktis. Kebutuhan memori HD juga tidak terlalu besar. 
Tools yang digunakan juga sangat praktis.  Kemudahan bagi para pengguna mula musik pastilah tidak akan menemui kesulitan.  Lalu Anda dapat mengontrol not-not yang dituliskan melalui bunyi yg tertulis. Karya Anda pasti bisa diabadikan.


Beberapa langkah yang bisa diikuti setelah proses instalasi selesai :
1. Diawal mebuka, secara default part yg tersedia adalah utuk part piano. Jika Anda ingin merubahnya, File - New. Lalu pilih format penulisan yg diinginkan. Berapa Measure/Bar per
 baris, berapa baris per halaman, Singgle staff/piano staff, atau lainnya.
2. Gunakan tools (gambar disamping) untuk menuliskan notasinya. Pilih not yang sesuai dan secara otomatis not-not tertulis dalam 1 bar. Klik "Notes" untuk merubah tool lainnya. Seperti contoh mengganti tanda Kunci , misal ke Tanda Kunci F, drag tanda kunci yang diinginkan. Jika ingin membuat part untuk drums atau perkusi, drag tanda Kunci Drum, dan seterusnya... Contoh lain bila Anda ingin menuliskan lirik , klik L. Menulis chord gitar, klik G.
3. Menu bar menunjang kebutuhan lainnya, seperti mengganti nada dasar, mengubah tempo, menambahkan bar, dll.
4. Jika memang Anda membutuhkan tulisan musik itu, silakan cetak saja.

Beres.... Selamat mencoba.



Kalau sifatnya sementara, Anda bisa download versi trial disini.

Jumat, 10 April 2009

Pengolahan Suara melalui SOUNDFORGE

Melanjutkan pembahasan yang sudah-sudah, sekali lagi bahwa teknologi digital audio memberi kemudahan orang dalam berbagi musik. MP3 bomming..format audio ini menjadi trend musik masa kini. Anda tahu bahwa MP3 itu hasil dari kompresi data audio? Format ini memiliki kapasitas yang cukup kecil dibandingkan dengan format wav atau audio CD. Oleh sebab itu hasil kompresi ini memiliki kualitas audio tidak terlalu baik. Tetapi dengan produk perangkat MP3 Player yang semakin maju, musik masih dapat dinikmati secara penuh.

Tampilan Layar Soundforge 8

Bagi para pengolah audio digital pastilah sangat familiar dengan software SOUNDFORGE, salah satu produk unggulan dari Steinberg Corp. Salah satu fungsi aplikasi ini adalah untuk pengolahan audio, seperti : merekam, mix, edit, convert, equaliasi, hingga mastering audio. Umumnya sound yang sering digunakan untuk dunia perekaman adalah *.wav, 44.100 KHz, 16 bit. Anda akan disuguhi bagaimana teknologi ini bekerja. Hingga versi ke 8, Soundforge masih berorientasi pengolahan streo adio (2 track, L/R). Tetapi memasuki ver 9, Soundforge dikembangkan menjadi multitrack + video editing. Jika pernah menggunakan aplikasi VEGAS, nah itulah soundforge sekarang dengan aplikasi yang spektakuler.

Tampilan Layar Sound Forge 9

Aplikasi Software

  1. Mastering hasil recording (stereo), seperti : equalisasi, effect, master volume, dll.
  2. Merekam audio dari sumber external computer (mic, line in input)
  3. Membuat musik untuk Kabaret.
  4. Memotong musik.
  5. Menconvert wav ke MP3 atau sebaliknya.
  6. dll

 Tombol Cepat.

  • Spacebar          : play / stop
  • Enter                : pause
  • Ctrl Home        : memulai dari awal
  • Ctrl End           : ke bagian akhir
  • Ctrl C               : Copy setelah di blok.
  • Ctrl V               : Paste di posisi kursor
  • Ctrl M              : Paste Mix
  • Ctrl R               : Merekam
  • Rollbar             : Memperbesar atau memperkecil detail tampilan grafik audio.

 Perekaman

  • Klik tombol Record.atau Ctrl - R
  • Setting Recor Atribut (44.100 KHz, Stereo/Mono, 16 bit/32 bit)
  • Untuk merekam gunakan tombol record atau Spacebar.
  • Perhatikan monitor . Usahakan tidak clip, hingga warna merah, artinya kasar atau berlebih inputnya. Jika ini terjadi, atur volume input dengan Klik icon Speaker di taskbar monitor Anda.
  • Untuk menyederhanakan tampilan saat merekam, Klik Remote.

 Proses Editing.

  • Menyambung 2 musik berbeda dengan mencopy bagian dari musik yang akan di gabungkan. Caranya : buka 2 file audio pada lembar kerja soundforge. Lalu drag bagian yang akan dicopy. Simpan kursor di bagian yang akan disambungkan. Paste.
  • Mencampur (mix) 2 musik berbeda dengan cara yang sama dengan di atas. Pada saat akan mem-paste, gunakan paste mix atau Ctrl M. Muncul di layar untuk membandingkan 2 sumber suara itu. Dengarkan perbandingannya antara sumber ke 1 dan ke 2 . Oke

 Menu menu yang sering digunakan saat Editing.

 Processs ; diantaranya adalah Equalizer, Fade In/Out, Normalizer, Volume, dll.

  •  Equalizer digunakan untuk memberi atau memperbaiki warna suara. Anda mepunyai 2 pilihan cara, Graphic Eq atau Paragraphic Eq. Silakan gunakan yang paling disukai. Umumnya lebih familiar dengan Graphic Eq .
  • Biasanya setelah semua proses editing berakhir, untuk membuat master musik olahan kita digunakan Normalizer, artinya memberi hasil maksimal pada produk suara yang dikeluarkan speaker. Besarannya dapat diatur secara otomatis, mis: 100 %.

 Effect ; diantaranya adalah Chorus, Delay, Wave Harmer, Noise Gate, Pitch, dll.

  • Delay untuk menciptakan effect ruang/pantul. Biasanya banyak digunakan untuk vocal.
  • Wave Harmer untuk memberi batas atas suara, menahan bila suara input berlebihan, atau tepatnya meratakan audio. Di aplikasi software lain disebut juga Compressor.
  • Noise Gate, dapat menghilangkan suara noise secara atomatis. Skala harus diatur terlebih dahulu.
  • Pitch, digunakan untuk menaikan atau menurunkan frekuensi. Misal : sumber suara pria menjadi suara wanita dengan menaikan 1 oktaf. Tetapi bila dinaikan, tempo berubah menjadi lebih cepat.

Mungkin itulah sekilas ringkasan tips menggunakan Soundforge yang dapat dibagikan. Semua tergantung kepada kreativitas Anda. Selamat berkarya….

 

Selasa, 07 April 2009

Musik Perkusi / Drums Machine melalui Fruity Loops




START.
Periksalah hardware Anda, apakah memenuhi syarat sebagai komputer Multimedia ? Soundcard dan Speakers ? Jika semua siap, install terlebih dahulu software ‘Fruity Loops’ versi apa saja. Produk terakhir versi8.

Fruity Loops terinstall, dan langsung membuat shortcut halaman Windows.
Lihat tampilan pertama dari program ini.
Toolbars , terdiri atas : FILE – EDIT – CHANEL – VIEW – OPTIONS – TOLLS – HELP.
Setting lah audio komputer Anda.





Kenali lembar kerja .


Dibawah ini adalah nomor pattern yang dapat pilih untuk nomor pattern (PAT) Anda.
Anda dapat memilih dengan menggerakkan angka pattern atau menggunakan angka pada Numlock.

Lalu gunakan tempo default menurut tempo yang diinginkan dengan mengetik angkanya.

Membuat musik indah melalui Fruity Loops.

Lembar kerja Anda secara default adalah berbirama 4/4, artinya dalam 1 bars terbagi atas 4 hitungan yang masing-masingnya bernilai ¼. Di bawah ini adalah not seperempat yang dibagi lagi

menjadi 4 not 1/16. Tetapi Anda bisa mengubahnya dengan klik menu bar-tools-project general settings. Misalnya untuk birama 6/8.
Mulailah menyusun komposisi Anda per track/ jalur. Klik kiri untuk menulis, klik kanan untuk menghapus.

Dengarkan musiknya dengan SPACEBAR (Play/Stop).
Lanjutkan dengan komposisi jalur lainnya. Perhatikan hubungan komposisi antara jalur yang satu dengan yang lainnya.
Jika dianggap selesai, maka pindahlah ke pattern ke 2, ke 3 dst, dan lakukan langkah yang sama.

Gunakan tombol menu untuk mengatur tampilan layar Anda.



Memilih suara untuk instrument yang akan dimainkan.
Selain instrumen yang secara default telah tersedia. Anda dapat mengubah instrument-instriment itu, melalui langkah :
Lihat kolom sebelah kiri adalah sample Browse atau sampel suara yang secara default telah disediakan. Untuk percusi, Anda dapat memilih : Drumkits, Instrument, dll . Silahkan mencoba sendiri.
Klik salah satu suara, dan dengarkan karakter suare dari sample tersebut. Jika dianggap itu adalah pilihan Anda, klik kiri mouse Anda dan tahan, gerakkan ke tempat jalur suara. Lepaskan klik mouse Anda.
Bila dianggap sound yang keluar belum memuasakan, Anda dapat mengubah sampling suara tersebuit dengan double klik nama suara tersebut.

Bila Anda akan membuat patern drum, patern sudah tersedia di File - Templates.

LOOPS.

Loops akan memainkan musik Anda berulang-ulang meskipun Anda hanya membuat 1 bar saja. Dan tidak akan berhenti sebelum Anda menghentikannya. Disini tugas Anda adalah mengatur tempo musik, balance dengan mengatur volume per jalur suara.

PLAYLIST.
Membuat komposisi Anda secara utuh dengan memadukan seluruh Patern yang telah Anda buat, klik VIEW – Playlist atau Ctrl-L. Sebelah kanan tampak susunan patern yang dapat Anda beri nama sendiri.






Lalu mulailah menggambari setiap patern, lihat meter bar diatas yang menunjukan angka bar ke …

Contoh :
Dengarkan susunan patern pada komposisi Anda.

RENDERING

Anda dapat mengconvert file Anda berformat *.wav atau *.mp3 dengan mengekspor patern atau komposisi Anda dengan merendering. Misal : Patern 1 : drums 1, pattern 2 : drums fill, dst.

Perintah dengan cepat menggunakan keyboard.

L : tombol loops
SpaceBar : start/stop
V : tombol pan/vol
P : tombol pitch
G : tombol graph edit
K:: tombol piano keyboard
(+- numpad) merubah nomor pattern
1..9(numpad) : memilih nomor pattern
Up/Down arrows : memilih channel
S : tombol memindahkan main window & playlist
Enter : maximize playlist
Enter : play sample (settings window only)

Semoga tutorial singkat ini berguna bagi pengguna digital musik. Semua tergantung pada kreativitas Anda.



Senin, 06 April 2009

Tips Setting Audio Recording


Untuk mengawali proses perekaman menggunakan perangkat PC ataupun labtop, ada beberapa langkah yang harus disiapkan.

1. Setting Audio. (tampilan labtop)
Sound playback adalah menunjukkan soundcard Anda. Bila Anda memiliki soundcard lain, silakan pilih yang paling sesuai dengan driver yang paling tepat.

2. Begitu pula untuk Sound Recording Input. Pilih driver yang diaktifkan.

3. MIDI Device ada beberapa pilihan. Jika Anda memiliki
soundcard lain, pilihlah default driver yang paling
sesuai.



4. Untuk mensetting audio recording, klik 'Option' - Properti - Recording.

5. Jika Anda menggunakan PC atau perangkat soundcard external (labtop),
pilih input audio (source), yakni Microphone atau Line In. Ubah level vol yang sesuai. Usahakan input tidak sampai clip[ (warna merah indikator input audio pada sofware perekaman).


Catatan :
Jika Anda menggunakan Microphone untuk input audio, Anda bisa langsung menggunakannya dengan memanfaatkan jalur microphone. Tetapi untuk instrumen lain (seperti ; gitar, bass electric) , Anda harus menggunakan jalur Line In (stereo). Tetapi jalur ini tidak memiliki pre amp. Jadi dengan demikian harus dibantu dengan menggunakan mixer atau pre amp lain. Jalur Line In tidak memiliki pre amp.

Kamis, 26 Maret 2009

MIDI Part 2

Menjadi arranger melalui Reason


Pada tulisan soal MIDI bagian I digambarkan bahwa MIDI itu adalah teknologi komunikasi antar instrumen musik, khususnya keyboard dan juga komputer. Melalui aplikasi MIDI keyboard akan saling berkomunikasi data melalui kabel MIDI. 
Kalau begitu tentunya bagi pemain keyboard atau piano akan dimudahkan untuk mengaplikasikan MIDI?
Benar.., beruntunglah para keyboard/piano player di era digital ini. Dengan perantara kabel MIDI, perintah komputer dilakukan diatas tuts keyboard. Mau menulis musik? Mau memainkan semua produk warna suara instrumen? Mau menyusun arransemen Anda yang selama ini Anda impikan? Semuanya bisa dilakukan hanya mengandalkan tuts keyboard.
Secara default, General MIDI memiliki 127 bank suara, dari sound 
piano, strings, brass, bass, guitar, dst.. hingga sound efx (halilintar, hujan, kicau burung, bom, dll). Banyak software di pasaran yang menyediakan aplikasi MIDI, seperti : Cakewalk, Cubase, Finale2000, dll. Bahkan jika musik Anda berhasil direkam secara MIDI, Anda dapat print out hasil karya Anda, misalnya melalui cakewalk. 
Tapi terus terang saja, sepanjang pengalaman penulis, hasil suara yang dihasilkan dengan MIDI Default tidak pernah puas. Produk musik yang dihasilkan terasa tidak manusiawi, kesan digital begitu kentara. Ada beberapa software yang diistilahkan dengan Plug-Ins, yaitu software-software pendukung untuk menghasilkan suara yang lebih jelas warna suaranya, seperti sampletank2, virtual guitar, virtual bass, virtual instrumen, dll (sangat banyak sekali). Secara digital software plugins akan mendekati produk sound yang lebih natural. (Tunggu tulisan bahasan tentang Plug Ins)
Keajaiban terjadi... sebuah Software Reason membawa harapan bagi para musisi untuk mendapatkan suara-suara yang lebih natural. Reason menggunakan sistem sampling dari berbagai suara-suara instrumen di dunia ini. Namanya juga sampling, suara yang dihasilkan mirip seperti aslinya atau analog. Ibaratnya jika Anda menggunakan Reason, seperti kita memiliki sebuah studio besar dengan berbagai perangkat yang luarbiasa. Sampai sekarang software ini sudah memasuki 
Reason ver 4.0. Selain menyediakan berbagai produk sound, reason memiliki perangkat untuk mastering dari keseluruhan karya Anda. Sebenarnya reason mengandalkan telnologi MIDI juga, hanya saja sound yang digunakan adalah sound hasil sampling tadi. Ingin mengarranger sebuah orkestra, Anda bisa dapatakan suara segala instrumen orkestra yang diinginkan, mirip dengan asliya. Lalu jika Anda mengkomposisi combo band, banyak tersedia perangkat musik yang biasa kita mainkan di format combo band. Lalu jika ingin mempermudah pekerjaan Anda dalam Rhytm, juga di reason sudah tersedia Loops Rhytm. Dan seterusnya... Dalam semua pekerjaaan musik, reason juga menyediakan editor musik untuk mengontrol bagian-bagian musik yang kurang pas menurut ukuran kita. 
Secara kreatif, penulis yakin Anda akan secara mudah menguasai software ini. Hanya saja untuk menginstallnya, Anda perlu menyiapkan space Harddisk cukup besar, seukuran 3 keping CD yang harus terinstall semua. Jika masih belum puas dengan sound-sound standar, Anda bisa merefill sound-sound baru dengan hanya mengcopy ke harddisk Anda.
Ok.. Selamat mengkreasikan musik Anda dengan keajaiban yang diciptakan Reason.
Untuk referensi, silakan masuki 
http://www.propelerhead.com

 

Selasa, 17 Februari 2009

MIDI part 1

Senangnya di jaman era digital. Mau bikin musik lebih mudah. Pernah denger, file musik yang extensinya *.MID? Itu adalah salah satu format musik yang paling kecil dibandingkan dengan format *.aif , *.mp3 atau *.wav dan juga Audio CD, Tapi sayang, midi hanya bisa untuk musiknya.Vokal ? Sayang sekali nggak bisa. Juga audio yang ketika diinput berupa analog.

Sebenarnya apa sich
MIDI itu?
MIDI singkatan dari Musical Instrument Digital Interface. Teknologi canggih ini awalnya untuk keperluan musisi, khususnya pemain keyboard untuk menghubungkan beberapa keyboard ketika dimainkan bersamaan. Musisi hanya mengendalikan dari satu papan keyboard untuk membunyikan keyboard lainnya. Sound product pastinya lebih luas dan lebar. Buat yang memiliki keyboard, coba tengok keyboard Anda, apakah berfasilitas GM MIDI, apakah memiliki disc drive, apakah memiliki IN-OUT-THRU MIDI. Keyboard produk terkini, hampir kebanyakan sudah memiliki fasilitas ini, sepertiYamaha PSR 2000/3000, Technics KN 3000, KORG PA 50/80, dan keyboard profesional lainnya.

Nah.. sekarang keyboard lainnya mulai tergantikan
Komputer PC atau Labtop. Standar Soundcard sudah memiliki sound bank berstandar MIDI. Komputer kini berfungsi sebagai alat rekam. Perkembangan MIDI diikuti oleh makin banyaknya product software music MIDI dengan keunggulannya masing-masing. Biasanya software MIDI memberikan fasilitas penulisan notasi secara otomatis ketika kita menginput data music. Bahkan karya musik kita bisa di print-out(tentunya notasi balok). Sebagai contoh software yang ada di pasaran diantaranya : CAKEWALK - SONA
R, CUBASE SX, FRUITY LOOPS, REASON, NUENDO, dll. (Sebaiknya gunakan satu software saja, dan kuasai hingga berhasil) Bila masih kurang dengan fasilitas itu, beberapa software yang bersifat Plug-Ins atau pendukung banyak sekali. Ya... itu sich harus dicoba satu persatu, seperti : Virtual Bass, Virtual Guitar, Sample Tank, Symphonic Orchestra, dll.

Kebutuhan standar yang harus dipenuhi untuk ber MIDI ria, diantaranya:
1. Komputer Multimedia + Speaker yang cukup baik.
2. Keyboard dengan Standar GM MIDI, atau pakai MIDI Controller.
3. Kabel MIDI , yang menghubungkan Keyboard dan Komputer (ada yang menggunakan Game Port atau USB).


Beberapa hal yang harus dilakukan untuk mensetting MIDI, diantaranya :
1. Hubungkan keyboard Anda dengan komputer.
2. Setting Audio Komputer Anda dengan cara Ctl-Panel - Audio. Periksa fasilitas MIDI Audio yang sesuai dengan KOmputer Anda. Volume MIDI cukup memadai.
3. Masuki salah satu software yang Anda inginkan.
4. Mulailah mencoba merekam music Anda track per track. Tapi jangan lupa pilih terlebih dahulu sound yang dinginkan pada track tersebut. Pada standar MIDI memiliki produk 127 suara. Sebaiknya pada saat merekam, gunakan fasilitas metronom yang ada pada software untuk memandu saat perekaman.
5. Simpanlah file tersebut dalam format *.MID.

Selesai sudah.

Tunggu tulisan lain tentang MIDI pada bagian berikutnya.